Widiiihhh, Lampion Rajut Made In Cariumulya Mullai Beredar Dipasaran - KARAWANG PUBLIK

Windows

test banner

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, April 14, 2016

Widiiihhh, Lampion Rajut Made In Cariumulya Mullai Beredar Dipasaran



KARAWANG - Ketatnya persaingan mencari lapangan pekerjaan diwilayah Kabupaten Karawang yang kian hari kian sulit menambah angka pengangguran di kota pangkal perjuangan ini. Praktek suap menyuappun menjadi salah satu budaya yang sering dijumpai oleh para pencari kerja, kendati belum jelas diterima atau tidaknya.  

Untuk mensiasati sulitnya mencari pekerjaan atau penghasilan, Karangtaruna Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, membuat terobosan baru dengan meberdayakan pemuda diwilayahnya untuk menyalurkan kreatifitas mereka dalam wadah karangtaruna. Salah satu hasil unggulan kreatifitas kerajinan tangan Karangtaruna Desa Cariumulya, yaitu lampion rajut. 

“Mekanisme pembuatan dan pemasaran  kerajinan lampion rajut tersebut seluruhnya di kelola oleh  Karangtaruna. Permintaannya juga sudah lumayan banyak dan bisa dibilang masyarakat mulai demam dengan lampion ini,” Ungkap Ketua Karangtaruna Desa Cariumulya, H. Rohyana, ketika ditemui Karawang Publik, dikantor desa cariu, (14/04).

Selain laris dipasaran, lampion rajut yang dihasilkan dari tangan-tangan kreatife karang taruna Desa Cariu, namun kegiatan tersebut mampu membuka lapangan pekerjaan yang tentunya akan menunjang penghasilan dengan membuat kerajinan tangan lampion rajut

“Pada acara lomba desa, beberapa hasil kerajinan karangtaruna turut dihadirkan dan dipresentasikan dihadapan dinas terkait, dan hasilnya semuanya kagum dan banyak yang pesan kerajinan tangan ini,” Ulas H. Rohyana.

Empud anggota karangtaruna Desa Cariu, menambahkan, pengerjaan satu lampion rajut itu membutuhkan waktu dua. Kendati demikian tenaga ahli pembuatan lampion rajut baru empat orang. Dikatakannya tidak menutup kemungkinan apabila permintaan barang meningkat, karang taruna akan memberdayakan pengrajin lainnya. 

“Harapan saya hasil kerajinan tersebut di sebarluaskan melalui media baik cetak maupun elektronik, guna menarik pangsa pasar yang lebih luas walaupun untuk saat ini pemasaran yang dilakukan hanya dari mulut ke mulut dan juga media social,” Harap Empud yang juga pencetus lampion rajut.(Dan)

No comments:

Post a Comment

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here

Pages